PC PMII Nunukan Gandeng Tiga Admin Grup Facebook Nunukan Wujudkan Kondusitifas di Tengah Pilkada Serentak

Portalpergerakan.com, NUNUKAN – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan Dialog Publik Pilkada Sehat dengan mengusung tema Membangun Etika Politik di Dunia Maya dan Nyata Menuju Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Nunukan yang dilaksanakan di Coffe Pasta Cafe, Senin (26/09/2020). Kegiatan tersebut juga dalam rangka agenda blusukan Bawaslu Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan PC PMII Nunukan.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk gagasan dari PC PMII Kabupaten Nunukan atas reaksinya terhadap perkembangan dinamika politik yang terjadi di media sosial facebook. Kegelisahan itu diakibatkan banyaknya konten-konten atau postingan yang berpotensi memicu terjadinya gesekan yang tidak sehat di tengah-tengah masyarakat sebagai pengguna media sosial.

Baca Juga : PC PMII Nunukan bersama Bawaslu Nunukan Gelar Dialog Publik Wujudkan Pilkada Sehat

“Kami di PC PMII Nunukan itu selalu memantau dan menganalisis perkembangan di media sosial. Namun, makin hari semakin tidak sehat. Misalkan, maraknya penyebaran berita bohong (hoaks), adanya berbagai postingan bullying, munculnya berbagai narasi ujaran kebencian (hate Speech) di antara para pengguna (user), dan yang lebih parahnya semua itu dilakukan oleh beberapa oknum yang menggunakan akun “fake” (akun palsu) untuk menyebarkan hal-hal yang memicu gesekan. Itu semua terjadi di dalam grup facebook Peduli Nunukan, Grup Rumah Aspirasi Nunukan, dan Grup Republik Demokrasi Sebatik. Meskipun ada juga grup lain.” Ujar Ketua Cabang PMII Kabupaten Nunukan, Zulfikar.

Lebih lanjut, PC PMII Nunukan melalui dialog publik pilkada sehat tersebut berhasil menghadirkan tiga pemilik / admin pengelola grup facebook antara lain Grup Peduli Nunukan (Dian Kusumanto), Grup Rumah Aspirasi Nunukan (Andi Mutamir), dan Grup Republik Demokrasi Sebatik (Yasir) bermaksud mengajak para admin grup facebook itu untuk lebih selektif dalam meloloskan postingan-postingan yang mengandung nilai-nilai gesekan dan keresahan di tengah masyarakat pengguna media sosial facebook.

Baca Juga : PMII Nunukan Tegaskan Netralitas di Pilkada 2020

“Saya berterima kasih pada para ayahanda kami dan saudara kami karena bersedia memenuhi undangan kami untuk hadir dalam kegiatan ini, ini berarti bentuk komitmen mereka untuk bersama-sama berdialog membicarakan solusi untuk mewujudkan kondusifitas di tengah masyarakat pengguna facebook, apalagi menjelang pilkada serentak tahun 2020.” tutur Zulfikar.

Ketua PC PMII Nunukan bersama Tiga Admin Pengelola Grup Facebook. Dari kiri ke kanan, Dian Kusumanto Admin Grup Peduli Nunukan, Zulfikar Ketua PC PMII Nunukan, Yasir Admin Grup Republik Demokrasi Sebatik, dan Andi Mutamir Admin Grup Rumah Aspirasi Nunukan

Hasil dialog publik tersebut diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Aksi (MoU) bermaterai 6000 antara PMII Nunukan bersama Bawaslu, KPU, dan Tiga Admin Grup Facebook tentang Pengawasan Etika Politik di Dunia Maya dan Nyata dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara dan/atau Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Tahun 2020 di Kabupaten Nunukan. *(Iccang)

Foto Bersama Usai Penandatanganan Nota Kesepakatan Aksi (Mou)

Naskah Nota Kesepakatan Aksi (MoU) Hasil Dialog Publik Pilkada Sehat : MoU Dialog Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *