Portalpergerakan.com, NUNUKAN – Sehari yang lalu (24/09/2020) perhelatan MTQ Secara Daring pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2020 secara resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Utara yang diwakili oleh Sekda sekaligus Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Utara, Suriansyah. Dalam penutupan MTQ tersebut disampaikan tentang nama-nama yang menjadi juara pada masing-masing cabang lomba. Para peserta MTQ yang berasal dari Kabupaten Nunukan secara keseluruhan memperoleh 61 poin dari seluruh cabang yang dilombakan di MTQ dan berada di urutan ke-3, turun satu peringkat dari tahun 2019 yang lalu berada di posisi 2.

Hasil ini di satu sisi dapat menjadi evaluasi bagi LPTQ sekaligus peserta agar terus menggalakkan pembinaan secara berkala bagi masing-masing cabang. Sebab pembinaan yang kontinu dapat menjadi kunci bagi keberhasilan para peserta yang bertanding di MTQ. Menurut SK Kejuaraan yang dibacakan Dewan Hakim, juara 1 untuk Kabupaten Nunukan berasal dari 3 cabang lomba yang berbeda, yakni Fahmil Qur’an Putri, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putri, dan Tilawah Anak-Anak Putra. 2 diantara cabang yang mendapat juara 1 tersebut merupakan anggota binaan MTQ Club Nunukan (MCN), Eko Nani Fitriono yang memang telah mengikuti pembinaan selama bertahun-tahun. Personil Fahmil Qur’an Putri Kabupaten Nunukan yakni Nurul Hidayanti, Nurul Syafikah, dan Nurdini Fajrina layak menjadi juara, di mana Nurul Hidayanti sudah menggeluti cabang fahmil Qur’an sejak tahun 2015, Nurul Syafikah dan Nurdini Fajrina sejak tahun 2018, sementara itu di cabang KTIQ golongan putri, Nur Sari Wangi yang meraih juara 1 pada even MTQ tersebut juga sudah menjalani pembinaan bertahun-tahun di MCN sejak tahun 2015. Prestasi yang ditorehkan merekapun konsisten dengan meraih prestasi-prestasi terbaik di cabangnya.

Tahun ini merupakan tahun terakhir keikutsertaan Nurul Hidayanti dan Nurul Syafikah karena dibatasi oleh ketentuan umur, maka harapan DPP MCN, Eko Nani Fitriono, mereka dapat menutup keikutsertaan di cabang Fahmil Qur’an nantinya di Nasional dengan memperoleh prestasi yang baik, tentu dengan bekerja keras, rajin belajar, dan perbanyak berdoa dan tawakal kepada Allah sang penentu segala sesuatu, ujar DPP MCN. Adapun Nur Sari Wangi, ini merupakan tahun kedua ia mengikuti even Nasional, setelah tahun lalu mewakili kampusnya, IAIN Kediri pada cabang KTIQ pada kegiatan PIONIR PTKIN se-Indonesia, semoga tahun lalu menjadi pelajaran berharga dalam mempersiapkan tulisan terbaik di nasional nantinya pada even MTQ Tingkat Nasional yang rencanya digelar November mendatang di Sumatera Barat, Padang.

Terakhir, DPP MCN, sangat bangga dan mengapresiasi atas prestasi dan kerja keras dalam menuntut ilmu serta keistiqamahan para jawara anggota MCN. Tahun ini MCN mencetak sejarah baru dengan berhasil mengirim 5 orang anggota binaan terbaiknya pada even MTQ Tingkat Nasional Tahun 2020, yakni pada cabang Fahmil Qur’an Putri (3 orang), KTIQ Putri (1 orang), dan sebelum berita ini dirilis ditambah dengan Fahmil Qur’an Putra yang diwakili oleh Juliantono (1 orang) yang lolos seleksi ke Nasional, melengkapi personil Fahmil Qur’an Putra Kalimantan Utara di ajang MTQ Nasional 2020. Semoga anggota MCN dapat berprestasi, ilmu yang diberikan selama ini bermanfaat, dan istiqamah dalam kebaikan sehingga menjadi contoh bagi generasi binaan MCN yang lainnya, harap DPP MCN yang sekaligus Ketua MCN.

Nur Sariwangi, S.Ag Peserta Cabang Lomba MKTIQ Putri Kabupaten Nunukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *